Keterangan
Perekat lelehan panas sangat serbaguna dan banyak digunakan dalam produksi dan pengemasan. Perekat ini digunakan untuk merekatkan bahan-bahan seperti plastik, kertas, dan kayu, sehingga ideal untuk aplikasi dalam pengemasan makanan. Namun, dalam hal penggunaan perekat lelehan panas dalam pengemasan makanan, keamanan pangan menjadi perhatian utama.
Untuk memastikan perekat hot melt aman untuk makanan, produsen harus menggunakan formulasi perekat yang mematuhi berbagai peraturan dan standar termasuk rekomendasi FDA, EU, dan BfR. Standar ini membatasi penggunaan bahan kimia dan material tertentu untuk produksi perekat hot melt, yang mengharuskannya lulus uji ketat, termasuk migrasi perekat dan analisis sensorik.
Selain itu, pemilihan bahan baku untuk produksi perekat lelehan panas sangat penting. Perekat lelehan panas yang aman untuk makanan memerlukan penggunaan bahan baku tidak beracun yang harus dikontrol dengan cermat selama proses pembuatan untuk menghindari kontaminasi. Penggunaan perekat dengan tingkat kemurnian dan kontrol yang tinggi diperlukan untuk memastikan keamanan pangan.

Spesifikasi
|
Model produk |
E1501f |
E1523f |
|
Titik lunak (derajat) |
75-90 |
65-75 |
|
Indeks leleh (g/10min@150 derajat) |
150 |
180 |
|
Viskositas (Pa.s@160 derajat) |
220 |
250 |
|
Suhu tekanan panas (derajat) |
95-120 |
95-105 |
|
Waktu pengepresan panas (S) |
10-20 |
10-20 |
|
Tekanan tekanan panas (kg/cm2) |
0.5-1.5 |
0.5-1.5 |
|
Pencucian tahan air |
TIDAK |
Biasa |
|
Tahan terhadap pembersihan kering |
TIDAK |
TIDAK |
Aplikasi
Banyak digunakan dalam bedak, kain bukan tenunan, kain dinding tanpa sambungan, stempel karet EVA, bahan penyaring, kerajinan tangan, bahan periklanan, bahan otomotif, alas anti selip, pengecatan, permukaan dekoratif meja, busa, tekstil, kulit, kayu, kertas, plastik dan industri lainnya.
Pengepakan dan Pengiriman





